Membuat Amplifier Apex B500 Tef

Membuat dan merakit power amplifier apex b500 tef series untuk soundsystem lapangan, apex b500 merupakan penguat amplifier kelas AB rancangan Mile Slavkovic (Apexaudio) dari serbia, sama dengan apex h900 tef penguat amplifier b500 tef juga menghasilkan suara yang jernih, detil dan mempunyai karakter flat sehingga bisa diterapkan untuk semua frekuensi baik low, mid maupun high, setelah berhasil membuat penguat amplifier apex h900tef untuk low sound lapangan pada postingan sebelumnya, maka kali ini mencoba membuat sendiri power amplifier untuk mid dan high apex b500tef


Skema rangkaian amplifier apex b500tef yang didapat dari hasil searching google kemudian di masukan dalam program proteus untuk desain layout pcb apex b500tef dan seperti sebelumnya memakai cara manual hasil layout di cetak dengan printer laser pada kertas kalender bekas, panaskan atau gosok dengan setrika dan rendam pcb didalam larutan feri klorida (Fe3CH), ukuran kit pcb 15cm X 9,5cm

Spesifikasi power amplifier apex b500tef
  • Bekerja pada kelas AB
  • Daya output 500 watt rms 8 ohm, 650 watt rms 4 ohm, .....? watt rms 2 ohm
  • Maksimal load 2 ohm (4 speaker) 
  • THD 0,1% (Total Harmonik Distorsi)
  • Fasilitas bridge dan speaker protektor

Bahan atau komponen utama amplifier apex b500 tef dan power suplai;
  • Power Suplai : trafo 1 X 20A CT 55V ac : 77Vdc
  • Elko Suplai : 2 X 15.000uf 100V
  • Dioda Bridge : 35A
  • Transistor Final : 4 X 2SC5200 + 2SA1973
  • Driver : 2SC5200 + 2SA1973
  • Pre Driver : 2SC4973 + 2SA1837
  • Ic Preamp : NE5532

amplifier apex b500tef hasil rakitan sendiri versi ekonomis menggunakan suplai trafo 20A CT 55Vac, dioda bridge 35A dan elko 2 x 15.000uf 100v, pada bagian final memakai 4 pasang toshiba

Cara pemasangan kabel dan grounding amplifier apex b500tef untuk mengatasi amplifier muncul suara hum atau dengung, pemakaian skun dan soket kit amplifier apex sebagai penghubung kabel sangat mempermudah dalam perakitan atau bungkar pasang dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengkabelan dan grounding adalah :
  • Pakai kabel input yang berkualitas
  • Kabel sambungan psu dan speaker minimal kabel ukuran 2.5mm
  • kit amplifier memiliki 3 ground terpisah, ground sinyal, ground suplai ic dan ground suplai protector, ketiga kabel ground dihubungkan satu pada ground psu
  • Grounding pada box atau casing hanya satu titik

Langkah yang harus dilakukan sebelum mencoba amplifier apex b500tef dengan beban speaker
  1. Ukur dulu tegangan suplai atau psu simetris sebelum dihubungkan pada kit amplifier, contoh tegangan +/- 77 vdc, jika sudah sesuai
  2. Hubungakan kabel psu (sekering dilepas) dan cek tegangan pada jalur kit harus sama atau mendekati dengan psu baik tegangan positif dengan ground dan negatif dengan ground
  3. Lakukan pengukuran seperti nomor 2 hanya saja cek tegangan antara positif dengan output dan negatif dengan output, harus sama dengan psu atau mendekati
  4. Cek tegangan suplai ic pada dioda zener antara positif dengan ground dan negatif dengan ground harus sama atau mendekati +/- 15 vdc 
  5. Pasang sekering dan lakukan pengukuran seperti nomor 2 dan 3
  6. Ukur tegangan bias pada basis transistor final Vbe normalnya antara 0,5 - 0,6 volt
  7. Cek dc offset antara output amplifier dengan ground harus dibawah 20mv
  8. Kit amplifier siap untuk di uji coba dengan speaker

Review tes hasil uji coba amplifier apex b500tef rakitan sendiri dengan setingan bias final Vbe : 0,4 volt atau 0,8 volt (basis to basis) dan bias driver Vbe : 0,8 volt atau 1,6 volt (basis to basis) hasil uji coba:
low, sangat bertenaga, bass mantap dan menghentak dada, pengaturan titik potong crossover pada frekuensi 140hz, Uji coba dengan speaker Rcf 18P400 dan Acr 18700 main 4 ohm, uji coba low untuk menguji kekuatan amplifier sedangkan pada penerapanya apex b500tef akan di pakai untuk mid high
Mid, suara jernih dan detail titik potong crossover pada frekuensi 1400hz atau 1,4khz dengan speaker Acr 15200, 1230
high, suara tidak kasar, renyah dan nyaman ditelinga

Pengaturan standar bias tegangan final (Vbe) pada amplifier apex b500tef adalah 0,6 volt dan pada uji coba bias di set pada 0,4 volt mengingat transistor final toshiba yang dipakai tidak diketahui keaslianya dan jumlah hanya 4 pasang, untuk antisipasi atau cari aman maka bias di set lebih kecil, meskipun bias sedikit dibawah standar suara sudah sangat bertenaga dan vokal lantang

Cara mengukur bias dan seting tegangan bias amplifier apex b500 tef, untuk mengukur bias ada beberapa macam cara dan paling mudah pengukuran bias tegangan (bukan arus bias), pakai multimeter digital dengan akurasi tinggi untuk memudahlan pembacaan dan hasil akurat, multimeter posisi 200mv (dc) dan volume amplifier minimal tanpa beban speaker,

hubungkan probe hitam ke output speaker dan probe merah pada basis transistor final baik jalur positif maupun negatif, putar searah atau berlawanan arah jarum jam trimpot pengatur bias hingga di peroleh besaran tegangan bias yang sesuai dan besaran tegangan bias mengacu pada tegangan kerja transistor 0,6 volt,

setingan tegangan bias terlalu tinggi transistor akan cepat panas dan resiko transistor rusak tinggi akibat transistor amplifier dipaksa bekerja pada batas maksimal (amplifier lebih bertenaga), jika bias terlalu rendah amplifier akan bersuara cacat akibat final kekurangan suplai tegangan kerja, atur bias yang aman dan wajar, hasil ukur bias antara transistor final jalur positif dan negatif harus sama atau mendekati,

jika ada selisih hanya sedikit dalam hitungan beberapa milivolt (selisih tegangan bias akibat perbedaan nilai Hfe transistor, resistansi RE atau penyebab lain), apabila selisih tegangan bias jauh artinya ada masalah pada rangkaian driver amplifier), perbedaan nilai hfe menyebabkan selisih tegangan bias dan selisih tegangan bias bisa menyebabkan dc offset (DCO) berlebihan

Cara mengukur Dc Offset amplifier apex b500tef tef, keluaran arus tegangan dc pada amplifier atau dc offset, penguat amplifier idealnya pada output hanya berupa arus tegangan bolak balik (Ac) tetapi bukan berarti tidak mungkin ada arus tegangan dc yang keluar, tegangan dc yang keluar ada batas toleransi apabila berlebihan bisa menyebabkan kerusakan speaker seperti spul putus atau hangus,

batas maksimal tegangan dc offset amplifier adalah 20mv, cara mengukur dc offset seperti pada mengukur bias yang membedakan probe hitam multimeter hubungkan ke ground (Ct) dan probe merah ke output amplifier, posisi multimeter pada 200mv (dc) dan amplifier posisi volume minimal tanpa beban speaker

Kelebihan dan kekurangan amplifier apex b500tef versi penilaian sendiri
kelebihan
  • Amplifier sangat bertenaga dan efisien
  • Suara lantang, jernih dan detil
  • bisa main 2 ohm atau dibebani 4 speaker
  • karakter flat bisa untuk low, mid dan high

kekurangan
  • Biaya tidak murah untuk membuat amplifier

Penguat amplifier daya menengah apex b500tef buatan sendiri merupakan versi ekonomis dengan menggunakan trafo kotak, final toshiba dan elko hanya 2 buah, secara pribadi meskipun versi ekonomis sudah sangat puas dengan tenaga dan suara yang dihasilkan untuk mid high yang lantang dan detil, terlebih apabila amplifier apex memakai suplai trafo toroid (donat), transistor final MJL4281A MJL4302A atau NJW0281 NJW0302 dan elko kualitas bagus amplifier apex akan lebih maksimal

Power amplifier apex h900 tef untuk low dan apex b500 tef untuk mid high perpaduan yang sempurna untuk audio soundsystem lapangan, suara low bass mantap menggelegar dan mid vokal lantang sampai jauh dengan box speaker 2 way 2 x 15 inch + 1 x 12 inch + tweter, tiada kepuasan dalam dunia soundsystem, selalu merasa ada yang kurang dan terus mencari sesuatu yang lebih untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,

Mohon koreksi jika ada salah..