Kerusakan TV Flyback Berderik Tegangan B+ Drop

Kerusakan TV Flyback Berderik Tegangan B+ Drop
Daftar Isi Artikel
Televisi flyback berderik tegangan b+ drop, kerusakan televisi ketika dihidupkan hanya bunyi derik dan layar televisi tidak ada gambar atau hanya layar gelap, apa penyebab televisi berderik dan dan bagaimana cara mengatasi televisi berderik tegangan drop

Daftar isi

Penyebab Flyback Berderik


Penyebab televisi hanya bunyi derik dan tidak muncul gambar bisa diketahui apa saja yang rusak apabila sudah dilakukan pemeriksaan, langkah standar pemeriksaan meliputi cek kondisi komponen, uji tegangan maupun uji komponen yang menjadi kemungkinan penyebab kerusakan

Baca juga : Gambar Tv buram

Kerusakan televisi hanya berderik dan tegangan drop berdasar pada kasus kerusakan yang pernah terjadi, maka berikut macam-macam beberapa komponen yang rusak penyebab televisi berderik

Kembali ke Daftar isi ↑

1. Kerusakan Flyback Televisi


Flyback televisi merupakan komponen pembangkit tegangan tinggi sebagai pensuplai tegangan layar tabung crt, fkyback terdiri dari lilitan kawat email primer dan sekunder dengan inti ferit yang membutuhkan tegangan sekitar 115V sebagai sumber tegangan dalam proses induksi

Flyback muncul suara berderik merupakan salah satu ciri kerusakan flyback dimana suara derikan atau getaran muncul akibat adanya hubung singkat pada lilitan, beberapa kasus kerusakan flyback konslet ada kalanya televisi masih bisa menyala, hanya saja tampilan gambar bergetar keras disertai suara derikan

Baca juga : Ciri ciri kerusakan fkyback

Apabila kondisi kerusakan televisi dinyalakan hanya muncul suara berderik dan tidak ada gambar, maka kemungkinan disebabkan karena flyback rusak konslet atau penyebab lain elko b+ rusak

Kembali ke Daftar isi ↑

2. Kerusakan Elko B+


Elko b+ merupakan komponen yang berfungsi sebagai penyaring dan penstabil tegangan b+ suplai flyback atau suplai tegangan horisontal, letak elko b+ berada dan terhubung pada jalur suplai 115V output regulator, sedangkan nilai elko b+ televisi biasanya memakai voltase 160V dengan kapasitas 47uf, 100uf atau 220uf,

Kegunaan elko b+ regulator televisi, tegangan keluaran dari regulator masih berupa arus bolak balik (AC) kemudian diubah atau disearahkan oleh dioda menjadi tegangan arus searah (DC), tetapi hasil keluaran masih berdenyut dan terdapat riak atau ripple, maka agar keluaran bersih dan stabil disinilah fungsi peranan elko sebagai penyaring dan perata tegangan keluaran

Gejala Kerusakan elko b+, apabila elko b+ televisi rusak seperti kapasitas menurun atau elko kering (meletus), maka tidak ada lagi fungsi komponen sebagai filter tegangan yang berarti tegangan keluaran menjadi ripple dan tidak stabil, imbasnya tegangan menjadi drop dan muncul suara getaran atau derik dari regulator maupun flyback ketika televisi dihidukan

Baca juga : TV tegangan b+ drop

Kesimpulan penyebab flyback televisi berderik kemungkinan disebabkan dari kerusakan flyback atau elko filter b+, lalu bagaimana cara mencari sumber kerusakan dari flyback atau elko filter

Kembali ke Daftar isi ↑

Mencari Komponen Rusak


Cara mudah mencari sumber kerusakan penyebab flyback televisi berderik, apakah komponen yang rusak dari flyback atau elko filter dengan beberapa langkah yang dapat dikerjakan, pengujian pada televisi dengan kondisi flyback berderik tegangan b+ drop


1. Putus sementara jalus suplai b+ atau lepas resistor b+ (jika pakai resistor atau lilitan couple), nyalakan televisi dan ukur tegangan output suplai b+
  • apabila setelah jalur diputus tegangan terukur menjadi normal 115V dan drop berderik jika jalur dihubungkan kembali maka kerusakan pada flyback
  • apabila tegangan tetap drop meski jalur suplai flyback sudah diputus maka kerusakan pada elko filter b+115
  • Kerjakan pengujian tegangan dengan hati-hati

Baca juga : Tv mati sekring putus

2. Pengujian tanpa memutus jalur suplai, menjumper atau mendobel elko b+ televisi dengan elko lain, dengan cara memasang elko pada board mesin bagian bawah, nyalakan televisi dan ukur tegangan
  • Apabila setelah menjumper elko b+ suara derik hilang atau tegangan terukur normal 115V, maka kerusakan pada elko filter
  • Apabila tegangan tetap drop meskipun sudah mendobel elko maka kerusakan pada flyback
  • Kerjakan uji coba dengan hati-hati dan perhatikan polaritas positif negatif elko jangan sampai terbalik

3. Cara lain mengetahui kerusakan pada flyback, apabila televisi dinyalakan transistor flyback atau transistor horisontal cepat sekali panas atau langsung panas, maka kerusakan pada flyback, baca juga mengatasi mesin cepat panas pasang kipas pada tv

Setelah mengerjakan beberapa langkah pengujian diatas maka sumber penyebab kerusakan tegangan b+ drop flyback berderik pada televisi sharp, polytron, LG, digitec, samsung, panasonic, sony, goldstar, akari dan televisi cina

Kembali ke Daftar isi ↑

Mengatasi Flyback Berderik


Cara mengatasi flyback televisi berderik dan tegangan b+ menjadi drop, sesuai dengan data penyebab kerusakan, maka kesimpulan cara memperbaiki televisi muncul suara derik tegangan drop
  • Cek kondisi flyback, lakukan pengujian dan ganti flyback apabila rusak
  • Cek kondisi elko filter, lakukan uni coba jumper dan ganti elko apabila rusak
  • Cek suhu transistor flyback, apabila cepat panas kerusakan pada flyback, lepas dan ganti flyback
  • Penyebab lain flyback televisi berderik bisa saja dari kapasitor damper atau rangkain regulator, namun kerusakan yang sering terjadi pada dua komponen diatas

Baca juga : TV tegangan b+ over

Sekian pembahasan dan pengalaman tentang kerusakan televisi flyback berderik, penyebab dan cara mengatasi tegangan b+ drop flyback berderik, ©fanselektronic.com

+ Komentar dengan baik, sesuai topik
+ Pakai nama, tulis kata dengan lengkap
+ Komentar ditinjau sebelum diterbitkan
+ Terimakasih sudah berkunjung

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>